Wow, Terminal Bis Rasa Airport!

Liburan CNY 2011 yang lalu saya sempat ngicipi terminal bis baru-nya Kuala Lumpur, Terminal Bersepadu Selatan  (TBS) di Bandar Tasik Selatan. Resmi dibuka 1 Januari 2011, namun baru 9 operator bis yang beroperasi di situ sampai CNY kemarin, sisanya masih di terminal sementara Bukit Jalil. Terminal ini untuk bis – bis yang mengarah ke selatan KL.

Terminal bis ini sangat megah, 5 lantai, ruang tunggu penumpangnya full-AC, bergaya gate – gate seperti di airport. Terdapat konter check-in untuk tempat menukar tiket dengan boarding pass, dan jadwal keberangkatan bis terpampang pada layar – layar LCD. Keren! Sampai – sampai tidak merasa kalau ini adalah sebuah terminal bis. Serasa berada di airport!

TBS ini bisa diakses dengan kereta, karena letaknya sangat dekat dengan Stasiun Kereta Bandar Tasik Selatan. Terdapat sebuah jembatan panjang yang menghubungkan keduanya. Dari KL Sentral, terdapat KTM  yang menuju ke Bandar Tasik Selatan. Waktu tempuh KTM dari KL Sentral ke Bandar Tasik Selatan adalah sekitar 20 menit, RM 1. Murah. Tapi kalau  mau naik KTM waktu tempuh harus diperhitungkan, jangan terlalu mepet karena frekuensi KTM agak jarang. Seperti pengalaman kami kemarin. Sudah PD mau naik KTM ke TBS, namun terlalu berprasangka baik terhadap waktu tempuh. Kurang 40 menit dari waktu keberangkatan bis, kami baru mau naik KTM. KTM tak kunjung datang dan waktu terus berjalan. Akhirnya kami keluar dari gate untuk mencari taksi. Untungnya taksi dari KL Sentral ke TBS tidak terlalu mahal, RM 20. Padahal jaraknya jauh. Rasanya salah perhitungan. Setelah membeli kupon taksi di konternya, kami segera menghampiri taksi. Untungnya dapat sopir yang pengertian dan baik hati. Kami pun bilang bahwa kami sedang buru – buru mengejar bis, dan pak sopir itu pun melajukan taksinya dengan kecepatan tinggi.  Ternyata, buat pak sopir, kami adalah penumpang pertamanya ke TBS. Mestinya kami mendapatkan sebuah piring cantik. Akan tetapi, karena saat itu adalah pengalaman pertamanya nyopir ke TBS, pak supir sempat kebingungan mencari jalan masuk ke terminal itu. Mungkin karena terminalnya masih baru, jadi tanda – tanda penunjuk jalan pun belum lengkap dipasang. Untungnya kami tidak terlambat. Sampai di sana 5 menit sebelum jadwal keberangkatan, dan ternyata bisnya pun terlambat.

Kami naik bis Sri Maju, yang tiketnya kami beli online melalui Easibook. Sesampainya di TBS, kami menuju sebuah konter check-in untuk menukar tiket dengan boarding pass. Setelah itu, kami mencari platform tempat keberangkatan bis melalui layar LCD. Setelah beberapa saat menunggu, akhirnya bis datang jam 10.30 malem, 30 menit terlambat dari jadwal.

Sri Maju bisnya enak. Kursinya besar, reclining, dan ruang kakinya lega. Formasi 2 – 1 seperti kebanyakan bis Singapore – KL. Tidak terasa sekitar jam 3 pagi sudah sampai di Woodlands, padahal pakai acara turun minum di sebuah restoran entah berapa lama. Dari Woodlands kami tidak ikut bis sampai ke Golden Mile, melainkan naik taksi. Taksi dari Woodlands ke Bukit Panjang di malam hari wiken ternyata cuma sekitar SGD 13.
Sekarang naik bis dari KL lebih nyaman lah pokoknya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s